Studi: Komplikasi Saat Hamil Mungkin Tingkatkan Risiko Anak Autis

30

Kondisi bayi terdampak ketika terjadi komplikasi selama kehamilan, proses persalinan, masa awal kelahiran bayi. Salah satunya, risiko si bayi mengalami Autistic Syndrome Disorder (ASD).

Adalah sebuah studi yang dilakukan Departemen Psikiatri RS Cipto Mangunkusumo di tahun 2013 yang melihat hubungan dua hal ini. Untuk studinya, tim peneliti melibatkan 52 anak dengan autisme dan 156 anak yang tidak memiliki autisme sebagai kelompok kontrol.

Salah satu peneliti, dr Muhammad Agung BHS mengatakan rata-rata usia anak yaitu 7 tahun. Setelah orang tua masing-masing anak mengisi inform consent, dilakukan interview dengan melihat sejarah kehamilan, kelahiran, dan kondisi bayi saat lahir.

“Hasilnya ditemukan bahwa kesulitan selama kehamilan, kelahiran, dan neonatal sangat kritis terhadap pembentukan otak bayi. Berbagai faktor dan komplikasi yang terkait dengan hal ini kemungkinan meningkatkan risiko ASD pada anak,” tutur dr Agung saat berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Dari hasil studinya, dr Agung dan tim menemukan bahwa merokok meningkatkan risiko ASD sampai 6 kali; depresi saat hamil 4,5 kali; infeksi selama hamil 4,2 kali; proses bersalin yang panjang 3,2 kali; perdarahan pasca melahirkan 2,4 kali; kemudian asfiksia dan penggunaan ventilator 3,3 kali.

Berangkat dari hasil studi ini, dr Agung berharap ketika berbagai komplikasi tersebut terjadi, bisa dilakukan pemantauan tumbuh kembang si anak lebih lanjut. Khusus bagi orang tua, diharapkan baik ayah atau ibunya yang merokok, untuk segera stop merokok.

“Jaga juga kesehatan ibu hamil supaya terhindar dari infeksi. Untuk keluarga, perlu dukungan yang diberikan ke ibu hamil supaya ibu nggak depresi,” kata dr Agung.

Comments