Ingin Karir Semakin Cemerlang?? Tinggalkan Kebiasaan ini

Karir memang tidak bisa dilepaskan dari dunia kerja. Banyak hal yang mungkin membuat seseorang bisa meraih kesuksesan dalam dunia kerja. Namun tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang dianggap sepele namun bisa menentukan kesuksesan karir anda didunia kerja. Selain itu, kebiasaan tersebut bisa sangat menghambat karir anda terlebih lagi jika hal tersebut sudah menjadi kebiasaan. Dan tentu sangat membutuhkan kerja keras lagi untuk meninggalkan kebiasaan tersebut.

Namun untuk bisa mendapatkan karir yang cemerlang tentu ada usaha yang lebih baik, sehingga karir dan impian anda bisa terwujud. Dan berikut adalah kebiasaan yang perlu di hilangkan agar karir anda semakin cemerlang.

Menghindari Kebiasaan Buruk Untuk Karir Lebih Baik

Terlalu Repot untuk memikirkan baju hari ini
Seakan sudah menjadi kebiasaan untuk para karyawan untuk memikirkan pakaian yang akan digunakan hari ini untuk pergi ke kantor. “ke kantor pakai baju apa yah hari ini”? kebisaan tersebut tanpa disadari bisa menghambat produktifitas anda sebagai karyawan. Kita seharusnya bisa melihat dari orang orang sukses seperti Mark Zuckenberg, Steve Jobs, dan Bill Gates. Orang sukses tersebut terlihat menggunakan baju yang sama saat sedang berbicara di publik. Tak ada salah nya kita untuk tidak memikirkan hal sepele yang ternyata bisa menghambat produktifitas anda.

Sensitif Untuk Urusan Kerja
Masih banyak orang yang terlalu sensitif untuk urusan pekerjaan. Tentu kita perlu membedakan mana urusan pribadi dan yang urusan pekerjaan. Jika anda mendapatkan kritik dari rekan kerja anda, anda jangan langsung berkecil hati Ujung-ujungnya tak mau bertemu dengan rekan kerja yang sering mengkritik Anda sehingga membuat anda menjadi tidak profesional.

Sibuk Mencari Rencana Libur Akhir Pekan
Liburan sangat penting, apalagi buat mereka yang sibuk dengan rutinitas sehari hari. Maka liburan diakhir pekan menjadi solusi. Namun ada baiknya anda tidak terlalu memikirkan hal tersebut. banyak kasus terjadi, orang yang terlalu sibuk memikirkan liburan akhir pekan lupa dengan target selama sebulan yang sudah ditentukan

 

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.