Dampak Stunting Pada Anak

48

Setiap orang tua tentu tidak menginginkan anaknya bertubuh pendek (stunting). namun tidak semua orang tua menyadari jika kekurangan gizi dalam 2 tahun pertama kehidupan anak yang bisa menajdi pemicu terjadinya stunting. tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan anak, namun dampak buruknya bisa meluas ke masalah kesehatan lainnya. Sehingga bisa menghambat kesuksesan anak dimasa mendatang.

Stunting merupakan kondisi tubuh lebih pendek dari pada anak lain seusianya. Untuk pengukuran tinggi badan ini harus pada pedoman kurva pertumbuhan Badan Kesehatan Dunia (WHO). Seorang anak dikatakan pendek jika tinggi atau panjang badan menurut usia lebih dari dua standar deviasi di bawah kurva tengah (median).

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, prevelensi stunting di Indonesia mencapai 37,2%. Dari data tersebut terlihat pertumbuhan yang tidak maksimal dialami oleh anak Indonesia mencapai 8,9 juta. Artinya 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting. sehingga perlu tindakan serius untuk mencegah lebih banyak anak Indonesia yang mengalami stunting.

Perlu diketahui juga, faktor genetik bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan anak memiliki tumbuh pendek. Selain genetik, faktor lingkungan juga punya peran krusial. Dua di antaranya adalah status gizi dan penyakit yang diderita anak.

Comments