Cara Orang Tua Menghadapi Pubertas Anak

Bagi para orang tua akan menghadapi tantangan ketika anak anaknya sudah beranjak remaja. Masa remaja akan menjadi moment yang menegangkan untuk orang tua. Tentu untuk mengatasi tantangan ini, orang tua perlu pendekatan khusus. Sebab salah penanganan pada masa pubertas anak remaja bisa berdampak terhadap masa depan anak mereka.

Biasanya kenakalan remaja bisa terjadi akibat hubungan antara orang tua dan anak. Hubungan yang tidak berjalan mulus bisa membuat anak menjadi lebih agresif. Hal tersebut karena seorang remaja sedang dalam masa tidak kenal dengan identitas diri mereka.

Pada masa pubertas, anak remaja akan mencoba hal baru dan mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya seperti merokok. Kebersamaan bersama teman bisa menjadi negatif bahkan di usia ini rentan terjadi perselisihan dan perkelahian.

Seperti yang disampaikan oleh Dr Aditya Suryansyah SpA dari Klinik Remaja RSAB Harapan Kita menyebutkan, jika masa remaja umumnya akan bersikap labil dan tidak paham dengan konsekuensi perbuatan mereka yang dilakukan.

Ia juga menjelaskan, bahwa masa pubertas remaja bukan hanya pada emosi, namun juga perubahan fisik sehingga ini bisa menjadi persoalaan tersendiri untuk remaja. Seperti luktuasi hormon misalnya, sering menyebabkan gangguan seperti bau badan danĀ  jerawat.

Menghadapai pubertas anak, sebetulnya orang tua tidak perlu khawatir. Sebab itu merupakan hal yang normal terjadi. tugas orang tua bukan mencegahnya namun harus bisa mengawasinya. Terutama jika sudah menjurus terhadap hal negatif, dan distu lah tugas orang tua untuk memperingatkan anak.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Solve : *
24 ⁄ 4 =