Apa Penyebab Kencing Berbusa?? Bagaimana Cara Mengatasinya

100

Mungkin sebagian dari kita jarang memperhatikan air urine yang baru dikeluarkan apakah berbusa atau tidak. Jika iya, tentu kita perlu waspada. Sebab kencing berbusa bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang cukup serius. Dalam kondisi normal, air urine yang dikeluarkan akan berbentuk cairan jernih agak kekuningan dan tidak berbusa. Namun jika buang air kecil dengan kecepatan tinggi biasanya kencing berbusa bisa terjadi. Selain itu, kencing berbusa bisa disebabkan oleh penyakit yang ada didalam tubuh. Jika kecing berbusa secara terus menerus, kita perlu cek ke dokter agak mengetahui suatu penyakit dalam tubuh. Dan berikut adalah penyebab kencing berbusa dan Cara mengatasinya.

Penyebab Kencing Berbusa dan Cara Mengatasinya

 

Dehidrasi (Kekurangan Cairan)
Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa menjadi salah satu penyebab kencing berbusa. Jika tubuh dalam kondisi kekurangan cairan maka air urine yang terbentuk akan lebih pekat sehingga saat dikelaurkan akan menimbulkan gelembung.

Untuk mengatasinya, kita harus bisa memastikan bahwa kebutuhan cairan harian bisa terpenuhi dengan baik. Kalau anda memiliki riwayat penyakit Jantung atau Ginjal, sangat diharuskan untuk ada pembatasan cairan. Minum 7 sampai 8 gelas per hari sehingga kebutuhan cairan dalam tubuh bisa terjaga dan diatasi.

Peradangan Ginjal

Gangguan ginjal bisa menimbulkan protein di Urine sehingga akan menyebabkan kencing berbusa. Dalam kondisi normal, ginjal bisa menahan protein sehingga tidak keluar bersamaan dengan air urine. Namun jika ginjal yang rusak protein akan terbawa bersama urine sehingga saat kencing akan terlihat lebih kental dan berbusa.

Untuk mengatasi kencing berbusa karena gangguan ginjal harus dilakukan berdasarkan jenis gangguan ginjal. Jika kerusakan Ginjal akibat penyakit lupus, langkah yang perlu dilakukan adalah dengan memberikan penkan peradangan ginjal atau diberikan obat dalam golongan steroid

Diabetes

Diabetes bisa menyebabkan kerusakan pada ginjal, Protein akan keluar bersama cairan urine sehingga saat buang air kecil akan bebrusa. Bagi penderita diabetes, sangat dianjurkan secara rutin untuk mengontrol gula darah dan langkah lebih jauh untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut

Comments